Showing posts with label Majlis An-Nur. Show all posts
Showing posts with label Majlis An-Nur. Show all posts

Monday, December 20, 2010

Albaqarah : 197 - 198 (2)

Tulisan sebelumnya, silahkan klik di sini.

Sebagaimana dijelaskan di bagian pertama lalu bahwa berdagang saat berhaji itu tidak terlarang, berikut penjelasannya dari ayat 198 surat Albaqarah:

"Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari 'Arafat, berdzikirlah kepada Allah di Masy'arilharam. Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allaah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat".
(Q.S. Albaqarah : 198)

Menurut suatu riwayat, pada zaman Jahiliyyah terkenal pasar-pasar bernama Ukadh, Mijnah dan Dzul-Majaz. Kaum Muslimin merasa berdosa apabila berdagang di musim haji di pasar itu. Mereka bertanya kepada Rasulullaah SAW tentang hal itu. Maka turunlah "Laisa 'alaikum junahun an tabtaghu fadl-lan min rabbikum" (awal ayat surat Albaqarah ayat 198) yang membenarkan mereka berdagang di musim haji.
(Diriwayatkan oleh al-Bukhari yang bersumber dari Ibnu Abbas).

Sunday, December 19, 2010

Albaqarah : 197 (1)

SEMARANG. Kali ini saya terlambat hadir di majelis Ahad Pagi An-Nur di Jl. Petek No. 55 Semarang, saya sampai ketika habib Hasan bin Abdurrahman Aljufri hampir selesai menyampaikan nasehat beliau. Setidaknya kalimat berikut yang saya pahami dari apa yang beliau sampaikan yaitu kita tidak seharusnya berputus-asa terhadap rahmat Allaah Ta'aala karena orang yang berputus-asa terhadap karunia Allaah Ta'aala itu termasuk ke dalam golongan orang yang celaka.

Kemudian habib Ghozi bin Ahmad Shahab melanjutkan dengan menjelaskan ayat ke 197 dari surat Albaqarah:
"(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi [ialah bulan Syawal, Zulkaidah dan Zulhijjah], barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal."

Asbabun nuzul ayat tersebut:
Menurut suatu riwayat, orang-orang Yaman apabila naik haji tidak membawa bekal apa-apa, dengan alasan tawakal kepada Allah. Maka turunlah "watazawwadu fa inna khairo zadi taqwa" sebagian dari (S. 2: 197)
(Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan lain-lainnya yang bersumber dari Ibnu Abbas.)

Sunday, December 05, 2010

Memilih Jadi Baik

Seperti biasa tiap ahad pagi, di jalan Petek no. 55 Semarang di rumah keluarga alhabib Zain Aljufri diadakan majelis ta'lim yang diasuh oleh alhabib Hasan bin Abdurrahman bin Zain Aljufri.

Alhabib Hasan memulai dengan berdo'a agar Allaah Ta'aala menjadikan kita sebagai golongan orang-orang yang baik, yang melakukan pebuatan yang baik, sebagai golongan orang-orang yang terpilih melakukan berbagai kebaikan. Menurut beliau, sebenarnya kita dipilih menjadi orang yang mencintai Allaah Ta'aala, mencintai nabi Muhammad Saw, mencintai orang-orang yang mencintai nabi Muhammad Saw, mencintai perbuatan-perbuatan mulia dsb. Tapi Allaah Ta'aala mengembalikan semuanya kepada kita, sebagaimana dikatakan bahwa hidup itu pilihan. Allaah Ta'aala membuka semua perbuatan yang baik dan semua perbuatan yang buruk, mulai dari menuntut ilmu atau membantu orang atau memungut batu yang menganggu di jalan, bekerja, berbagi dan seterusnya sampai berbagai perbuatan buruk. Semua dibuka oleh Allaag Ta'aala. Tinggal kita memilih mau melakukan apa.

Sunday, November 14, 2010

Saat Sehat, Takut pada-Nya. Saat Sakit, Berharap pada-Nya.

SEMARANG. Alhabib Hasan bin Abdurrahman Aljufri dalam majelis ahad pagi kali ini (14 Nopember 2010) memulai dengan mengingatkan bahwa ilmu itu diambil oleh Allaah Swt lewat mewafatkan para alim ulama, sehingga yang tinggal hanyalah orang-orang yang tidak faham ilmu, orang-orang yang bodoh tapi merasa pintar dan tidak takut pada Allaah Swt.

Allaah Swt mewafatkan ulama yang mana ketika masih hidup ulama tersebut sangatlah rendah diri (tawadlu') sehingga ketika mereka ditanya oleh masyarakat tentang ilmu ada beberapa diantara mereka yang menjawab "Oh seingat saya dari ulama ini begini...", ini bukan karena mereka tidak faham tentang ilmu tersebut, tetapi karena mereka menginginkan masyarakat mencari kebenarannya sendiri agar masyarakat lebih tahu tentang yang ditanyakan.

Sunday, November 07, 2010

Manfaat Ibadah yang Kita Lakukan adalah Untuk Kita Semata

Alhabib Hasan berkata bahwa adalah lebih baik kita membuat senang Rasulullaah Muhammad Saw yaitu dengan berakhlaq seperti akhlaq Rasulullaah Saw, dengan mengikuti Rasulullaah Saw. Ketahuilah bahwa di dalam salah satu hadits disebutkan bahwa diantara pemberian-pemberian Tuhan itu ada yang diberikan sangat banyak, maka ambillah itu dan jangan lewatkan kesempatan itu agar kita mendapatkan manfaat dan rahmat-Nya! Caranya? Yaitu dengan beribadah sunnah, sebab ibadah yang wajib itu harus dikerjakan sedangkan ketika mengerjakan ibadah sunnah maka ini adalah tambahan kenikmatan bagi kita...tambahan kenikmatan untuk hati kita, ruh kita.


Monday, November 03, 2008

Bertambahnya Ilmu

Majlis Annur.
Jl. Petek No.55 - Semarang.






Minggu 1 November 2008 pagi lalu pembukaan majlis ilmu Annur. Seperti biasa, pagi itu majlis dihadiri oleh habib Ahmad bin Zain bin Ali Aljufri, habib Hasan bin Abdurrohman bin Zain bin Ali Aljufri dan habib Ghozi bin Ahmad Shihab. Untuk awal, dibacakan maulid.

Lalu habib Ghozi menyampaikan nasehat-nasehat beliau. Beliau berkata bahwa Ibnu Abbas menjelaskan ilmu itu yang menjaga kita, sedangkan harta itu kita yang menjaga. Ilmu itu jika diamalkan akan bertambah, tapi harta jika dikeluarkan tanpa ilmu akan berkurang.

Dengan ilmu kita jadi tahu bagaimana cara mendekatkan diri pada Allah Swt, kita jadi lebih tahu bahwa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw itu adalah bermanfaat bagi kita dan kita jadi lebih tahu apa-apa saja yang tidak bermanfaat bagi kita. Khamr dilarang karena mengakibatkan kita lupa pada Allah Swt dan merusak diri kita, mencuri dilarang karena mengambil barang yang bukan milik kita. Kita diperintahkan untuk bersyukur agar kita mengingat Allah Swt yang sudah menganugerahkan kita berbagai hal. Semua itu ada ilmunya, kalau kita mengamalkan ilmu kita maka kita akan terhindar dari keburukkan yang tidak bermanfaat bagi kita.

Ilmu yang kita amalkan akan membuahkan bertambahnya pemahaman kita, kita jadi makin tahu banyak hal dan kita jadi makin sabar, syukur, ikhlas dsb.

Monday, August 11, 2008

Buletin An-Nur - 2


Terbit setiap 2 minggu sekali.
Untuk sekarang libur sementara, terbit kembali insya Allah sesudah Ramadhan 1429 H.






Anda bisa copy paste dan cetak gambar buletin an-Nur di atas, atau Anda bisa pesan untuk dikirim ke majlis ta'lim Anda, Masjid dan Mushola Anda.
Harga :
Rp. 200 / lembar + bea kirim untuk pengiriman ke luar kota Semarang, untuk pengiriman seputar kota Semarang bebas bea kirim.
Untuk pemasangan iklan, berikut harga per halaman :
a. Halaman muka (1) : Rp. 75.000 / kolom seperti di atas.
b. Halaman tengah (2 & 3) : Rp. 50.000 / kolom seperti di atas.
c. Halaman belakang (4) : Rp. 40.000 / kolom seperti di atas.
Untuk pemesanan, mohon hubungi :
Yusa : Telpon. 024 - 70 56 58 54 / email. yusa.nugroho@gmail.com

Buletin An-Nur - 1

Buletin An-Nur adalah buletin 2 mingguan yang dikeluarkan majlis ta'lim An-Nur yang diadakan tiap ahad pagi jam 7.00 - 9.00 di jl. Petek No. 55 Semarang.

Pengasuh majlis ta'lim ini adalah :
1. Alhabib Hasan bin Abdurrahman bin Zain Aljufri
2. Alhabib Ghozi bin Ahmad bin Musthofa Shihab
3. Alhabib Shodiq bin Abubakar in Hamid Baharun

Anda bisa simpan dan cetak gambar buletin An-Nur di bawah. Kalau Anda menghendaki majlis ta'lim Anda atau Masjid dan Mushola Anda dikirimi buletin An-Nur ini secara rutin tiap 2 minggunya, silahkan menghubungi saya, akan kami kirimkan rutin tiap 2 minggunya kepada Anda.

Harga per lembar : Rp. 200 + bea kirim (kalau lokasi pengiriman di luar kota Semarang, selama masih di dalam Semarang bebas bea kirim).








Contack person :

Yusa - Telp. +62 24 70 56 58 54 / email. yusa.nugroho@gmail.com