Saturday, July 22, 2006

Majlis Romadhon lalu 3

Assalamu'alaikum wr wb

Malam 26 bulan Ramadhon tahun lalu, bib Hasan mengatakan bahwa bib Ali mengisahkan syeikh Abdul Qodir al-Jailani punya putra yang bernama Abdur Rozaq, sang putra ini seorang yang pandai dalam ilmu agama, alim, ahli muidhoh dsb. Suatu saat ketika dalam suatu majlis, Abdur Rozaq minta ayahnya agar mengijinkannya untuk menyampaikan nasehat, dan syeikh Abudul Qodir mengijinkan.

Abdur Rozaq pun memberikan nasehat-nasehatnya dengan bagus, dengan disertai ayat-ayat al-Qur'an, hadits-hadits dsb, tapi dilihatnya jama'ah tidak ada yang menangis, mereka hanya merasa takjub akan kepandaian putra dari syeikh Abdul Qodir ini, dan Abdur Rozaq bertanya-tanya kenapa begitu.

Ketika Abdur Rozaq sudah selesai memberikan nasehat-nasehatnya, maka syaikh Abdul Qodir ganti memberikan nasehat-nasehatnya. Betapa heran sang putra ini ketika jama'ah menangis karena mendengar perkataan syeikh Abdul Qodir tentang kisah tadi malam ada seorang ibu yang susunya oleh kucing ditumpahkan. Para jama'ah menangis dengan masing-masing alasan.

Abdur Rozaq heran, kenapa bisa begitu? Tapi menjadi jelaslah ketika sudah dijelaskan oleh ayahnya, syeikh Abdul Qodir, bahwa ceramah itu tak hanya sekedar bicara saja, tapi banyak orang yang dengan senyumnya saja sudah memberikan nasehat sendiri, dengan tingkah lakunya saja sudah bisa dia memberikan nasehat sendiri dsb tanpa perlu berkata-kata. Ada banyak yang ceramah tapi sedikit yang tahu tentang agama.

Bib Ali mengisahkan suatu hari beliau bicara dengan muridnya bernama bib Umar bin Muhammad Maulakhela bahwa kali ini kau tidak bisa Idul Fitri di sini (bersama bib Ali) tapi di Jawa. Tahun depan kau akan ber-ied di sini. Lalu oleh bib Umar Maulakhela diaminkan do'a ini.

Kemudian bib Hasan menjelaskan kalam bib syeikh Abubakar bin Salim, syeikh Abubakar bin Salim mengatakan bahwa kemuliaan itu ada dalam taqwa kepada Allah, dan kehinaan ada dalam maksiat kepada Allah. Betapa banyak orang yang bertujuan agar masyarakat senang tapi itu malah membuat Allah murka.

Wallahu a'lam bishshowab
Wassalamu'alaikum wr wb

No comments:

Post a Comment

Silahkan sampaikan tanggapan Anda atas tulisan di atas.